Kecerdasan Buatan (AI) adalah cabang ilmu komputer yang bertujuan untuk menciptakan mesin atau program komputer yang dapat melakukan tugas-tugas yang biasanya memerlukan kecerdasan manusia. Dengan kata lain, AI bertujuan untuk memungkinkan komputer untuk melakukan aktivitas seperti belajar dari pengalaman, menyesuaikan diri dengan situasi baru, memecahkan masalah, dan bahkan berinteraksi dengan manusia dengan cara yang mirip dengan manusia.
Tujuan utama dari AI adalah membuat mesin atau program komputer yang dapat :
1. Belajar : AI harus dapat mengumpulkan data, menganalisisnya, dan menggunakan informasi tersebut untuk meningkatkan kinerjanya dari waktu ke waktu.
2. Merencanakan dan Memecahkan Masalah : AI harus mampu merencanakan langkah-langkah atau strategi untuk mencapai tujuan tertentu, serta memecahkan masalah yang kompleks.
3. Berinteraksi dengan Lingkungan : AI harus dapat beradaptasi dengan perubahan dalam lingkungan dan merespons secara sesuai.
4. Mengambil Keputusan : AI harus dapat mengambil keputusan yang tepat berdasarkan informasi yang diberikan.
Ada beberapa pendekatan yang digunakan dalam pengembangan AI, termasuk :
1. Kecerdasan Buatan Konvensional : Metode ini melibatkan penggunaan algoritma dan aturan yang telah ditentukan sebelumnya untuk menyelesaikan masalah tertentu.
2. Machine Learning : Pendekatan ini memungkinkan komputer untuk belajar dari data tanpa perlu diprogram secara eksplisit. Ini termasuk pembelajaran yang diawasi, tak diawasi, dan pembelajaran yang diperkuat.
3. Deep Learning : Ini adalah sub-bidang dari machine learning yang menggunakan jaringan saraf tiruan dengan banyak lapisan untuk mempelajari representasi data yang kompleks.
AI telah diterapkan dalam berbagai bidang, termasuk pengenalan wajah, pengolahan bahasa alami, kendaraan otonom, sistem rekomendasi, dan banyak lagi. Tujuan jangka panjang dari pengembangan AI adalah menciptakan sistem yang dapat berpikir, belajar, dan bertindak seperti manusia, meskipun dalam berbagai tingkat kecerdasan.
